SERIAL 22 JUNI 2025

Allah Subhānahu wa Ta’ālā berfirman:

قُلْ لَّوْ كَا نَ الْبَحْرُ مِدَا دًا لِّـكَلِمٰتِ رَبِّيْ لَـنَفِدَ الْبَحْرُ قَبْلَ اَنْ تَـنْفَدَ كَلِمٰتُ رَبِّيْ وَلَوْ جِئْنَا بِمِثْلِهٖ مَدَدًا.

“Katakanlah (Muhammad), “seandainya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat (ilmu-ilmu) Tuhanku, maka pasti habislah lautan itu sebelum selesai (penulisan) kalimat-kalimat (ilmu-ilmu) Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula).”
(Q.S. Al-Kahf 18: Ayat 109).

Lautan sering dijadikan simbol keluasan ilmu karena beberapa alasan:

  1. Lautan memiliki luas dan kedalaman yang sangat besar, sehingga dapat menggambarkan keluasan dan kompleksitas ilmu pengetahuan.
  2. Lautan memiliki volume air yang sangat besar dan tidak terhingga, sehingga dapat menggambarkan betapa luasnya ilmu pengetahuan yang belum terungkap.
  3. Lautan terus bergerak dan berubah, sehingga dapat menggambarkan betapa dinamisnya ilmu pengetahuan yang terus berkembang dan berubah.

Serial Kuliah Subuh Tarekat Al-Firdausi

Share your love