- Orang yang hatinya keras, yaitu orang yang jauh dari Allah SWT dan dia memiliki hati yang tidak dapat menerima peringatan atau nasihat (Q.S. Al-Baqarah: 74, Q.S. Al-Hadid: 16).
- Kurangnya iman dan ketakwaan, yaitu mereka yang lemah imannya sehingga tidak menjalankan perintah Allah SWT dengan konsisten (Q.S Al-Anfal: 2, Q.S Al-Hujurat: 14).
- Perilaku yang tidak sesuai dengan ajaran Islam, yaitu orang yang jauh dari Allah SWT dan suka terlibat dalam perilaku yang dilarang oleh Islam, seperti berbohong, mencuri, berzina, atau melakukan tindakan lain yang merugikan diri sendiri dan orang lain (Q.S. Al-Furqan: 43-44, Q.S. Al-Mu’minun: 63-68).
- Kurangnya rasa syukur, yaitu mereka tidak mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah SWT dan tidak sabar dalam menghadapi cobaan atau kesulitan (Q.S. Ibrahim: 7, Q.S. Al-Isra: 67).
- Mengikuti hawa nafsu, yaitu orang yang jauh dari Allah SWT dan suka meng-agung2kan kehidupan duniawi sehingga melupakan akhirat (Q.S. Al-Qiyamah: 20, Q.S. Al-Kahfi: 28).
- Tidak akrab dengan Al-Quran, yaitu mereka tidak membaca Al-Quran, dan tidak merenungkan ayat-ayat Allah SWT, serta tidak mengambil pelajaran kehidupan dari Al-Quran (Q.S. Al-An’am: 36, Q.S. Al-Furqan: 30).
- Tidak mengingat Allah SWT, yaitu orang yang jauh dari-Nya dan tidak mau mengingat-Nya dalam setiap keadaan, tidak berdzikir, dan tidak pula berdoa (QS Al-A’raf: 205, Q.S Al-Kahfi: 24).
Dalam Hadits, Rasulullah SAW juga disebutkan ciri-ciri orang yang jauh dari Allah SWT, seperti:
- Tidak memiliki rasa takut kepada Allah SWT (H.R. Bukhari dan Muslim).
- Tidak menjalankan shalat dengan khusyu’ (H.R. Bukhari dan Muslim).
- Tidak bersyukur atas nikmat Allah SWT (H.R. Bukhari dan Muslim).
