SERIAL 23 JUNI 2025

Allah Subhanāhu wa Ta’ālā berfirman:

يٰۤاَ يُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْۤا اِنْ جَآءَكُمْ فَا سِقٌ بِۢنَبَاٍ فَتَبَيَّنُوْۤا اَنْ تُصِيْبُوْا قَوْمًا بِۢجَهَا لَةٍ فَتُصْبِحُوْا عَلٰى مَا فَعَلْتُمْ نٰدِمِيْنَ.

“Wahai orang-orang yang beriman, jika ada seorang fasik yang datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu.”
(Q S. Al-Hujurat 49: Ayat 6).

Di era digital ini, kita harus lebih kritis dan selektif dalam memilih sumber berita. Berikut beberapa alasan mengapa kita harus berhati-hati dengan berita di media sosial:

  1. Berita di media sosial seringkali tidak memiliki sumber yang jelas atau kredibel, sehingga sulit untuk memverifikasi kebenarannya.
  2. Media sosial dapat menjadi sarana penyebaran informasi palsu atau hoaks dengan cepat, sehingga dapat menyebabkan kesalahpahaman atau kepanikan.
  3. Media sosial seringkali tidak memiliki filterisasi yang efektif untuk memastikan kebenaran informasi yang disebarkan.

Serial Kuliah Subuh Tarekat Al-Firdausi

Share your love